Manfaat dan Kerugian Olahraga di Pagi dan malam hari



Olahraga membuat tubuh bugar, melatih otot, dan dapat menghindarkan tubuh dari berbagai penyakit yang tidak diinginkan. Selain membuang lemak, keringat yang dihasilkan olahraga merupakan cara tubuh membung racun.

Jenis olahraga paling baik? Itu sih tak perlu terlalu dipermasalahkan. Mau olahraga di pusat kebugaran dengan fasilitas supermewah atau lari sore yang tak dipungut bayaran di sarana olahraga umum, khasiatnya tak jauh beda. Lalu apa yang sulit? Komitmen. Seperti diet, olahraga butuh kemantapan dan semangat tersendiri.

Untuk mereka yang sibuk bekerja dan punya mobilitas tinggi, olahraga bisa jadi tinggal wacana semata. Sulit untuk merealisasikan jadwal. Pulang bekerja, waktu yang tersisa biasanya dipergunakan untuk bersantai dengan keluarga dan beristirahat. Kalaupun bisa berolahraga, waktu yang tepat bisa jadi kendala.

Akhir-akhir ini timbul pertanyaan, apakah tubuh letih orang yang baru kelar bekerja, bisa dibawa berolahraga? Penelitian hubungan antara tidur dan olahaga yang dilakukan di Universitas South Carolina, Columbia, membuktikan olahraga yang dilakukan malam hari sama sekali tidak mengganggu pola tidur.

Shawn Youngstedt, sang peneliti, mengatakan olahraga yang dilakukan satu setengah jam sebelum tidur memang membuat suhu tubuh meningkat, namun tidak memengaruhi kebiasaan tidur seseorang. Sementara penelitian lain di Fred Hutchinson Cancer Research Center, Seattle menemukan wanita yang berolahraga di pagi hari lebih mudah tertidur pulas dibandingkan mereka yang melakukan olahraga di malam hari.

Tapi Shwan Youngstedt mengatakan, olahraga di malam hari pilihan yang tersisa bagi mereka yang punya kesibukan superpadat. Daripada tidak berolahraga, bukan? Berikut manfaat dan masalah yang ditemui saat berolahraga di pagi atau malam hari.

Manfaat olahraga pagi

  • Polusi udara dan suara di pagi hari jauh lebih rendah. Ini sangat baik untuk paru-paru, pernapasan, dan peredaran darah.
  • Temperatur lebih sejuk.
  • Sedikit gangguan dan interupsi yang terjadi akibat pekerjaan.
  • Stamina lebih kuat, konsentrasi dan daya tahan tubuh jauh lebih lama. Kebugaran terasa hingga 4-10 jam setelah olahraga.
  • Akan memiliki kebiasaan yang tercipta dalam tubuh, seperti bangun sebelum jam latihan tiap paginya. Ini disebabkan kita terpajan matahari yang sama tiap paginya.
  • Membantu meningkatkan denyut nadi dan metabolisme, serta membakar kalori dalam tubuh.
  • Lebih berenergi secara fisik terutama bagi para ibu yang masih melakukan pekerjaan rumah dan mengurus anak sehari penuh.
  • Banyak orang yang rajin berolahraga pagi menyebutkan, nafsu makan mereka di siang hari surut, bahkan rasa lapar berkurang.

Kerugian olahraga pagi

  • Temperatur tubuh lebih rendah dan biasanya di pagi hari badan masih belum sigap. Pagi hari secara alami tubuh kita lebih tak bertenaga.
  • Otot dingin dan kaku pada pagi hari rentan cedera. Untuk itu harus melakukan pemanasan dan peregangan sebelum mulai olahraga.

Manfaat olahrga malam

  • Kebanyakan temperatur tubuh dan hormon mengalami level puncak pukul 6 sore. Tapi biasanya dengan berolahraga minimal 3 jam setelah atau sebelum jam itu akan memberi daya tahan tubuh dan pembangunan otot.
  • Otot sudah hangat dan fleksibel.
  • Melepas stres sehabis bekerja atau sekolah.
  • Riset menunjukan, fungsi paru-paru bekerja paling baik pukul 4-5 sore.
  • Dapat mengurangi nafsu makan Anda saat malam hari.

Kerugian olahraga malam

  • Banyak gangguan pikiran dan pekerjaan.
  • Paling tidak harus berdiam diri 3 jam berolah sebelum otot kembali dapat dipakai secara maksimal.
  • Perlu waktu untuk mengosongkan perut.
  • Jika mengalami gangguan tidur, berarti Anda harus menjadwal ulang jam olahraga Anda.
  • Rentan kecelakaan karena cahaya yang temaram dan suhu yang lebih dingin.

Tips Untuk Mereka yang Berolahraga Sore atau Malam

  • Kalau tidak nyaman dengan aktivitas luar ruang, bisa memilih berlatih di pusat kebugaran. Rata-rata buka hingga malam hari, jadi jangan takut kehilangan jam olahraga meski Anda lembur sekalipun. Bahkan bisa menjadi sarana efektif untuk penduduk Jakarta yang malas terjebak kemacetan saat jam pulang kerja.
  • Bingung dengan pilihan olahraga, Anda bisa memilih naik sepeda sebagai olahraga yang paling pas. Keliling kompleks perumahan selama setengah jam membantu melemaskan otot sekaligus melatih beberapa otot tubuh. Kalau ingin lebih ekstrem, mungkin bisa bergabung dengan program bike to work. Banyak lho, orang kantoran yang sekarang memilih pulang kerja naik sepeda. Ya, tentunya ini bisa terjadi kalau Anda cukup terlatih. Mereka yang bersepeda tapi tidak ingin melakukannya di luar ruang, bisa memilih sepeda statis.
  • Kalau rasa malas menyergap? Jangan takut, olahraga malam bisa dilakukan di depan TV. Anda tinggal menyetel video senam atau lainnya dan mengikuti sesuai instruksi.

Makan Sebelum Berolahraga

Jika makan besar yang mengandung protein, serat, dan lemak, tunggu hingga empat jam sebelum berlatih. Tapi jika Anda hanya makan makanan ringan, Anda hanya perlu menunggu dua jam sebelum berolahraga. Bagi yang rajin berolaharaga, tubuh Anda sangat membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi. Pastikan memenuhi sumber energi lewat karbohidrat baik seperti roti gandum, pasta, buah-buahan, dan sayur-sayuran. Tapi Anda tidak perlu menghindari protein dan lemak, apalagi jam olahraga Anda amencapai 1-2 jam per hari.

Makan Setelah Berolahraga

Makan setelah berolahraga sangat penting. Otot Anda perlu asupan energi segar dari makanan setelah mengalami kelelahan saat berlatih. Makanlah yang ringan-ringan dulu setelah 2 jam berolahraga. Makanan setelah olahraga yang terbaik adalah jenis protein diimbangi karbohidrat kompleks dan sedikit lemak.

Minuman yang Tepat untuk Berolahraga

Sesekali bolehlah Anda meminum minuman berenergi. Orang yang berolahraga sangat rentan dehidrasi. Untuk itu dianjurkan memperbanyak minum air putih. Metode minum yang dianjurkan adalah sejam sebelum berolahraga dan sejam setelah berolahraga.

0 comments:

Post a Comment